Koruptor Alkes RSUD Batam

2 Minggu Menghilang, Tersangka Korupsi Alkes Menyerahkan Diri

BATAM — Direktur PT Alexa Mandiri Utama, RD, akhirnya menyerahkan diri kepada Tim Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam. RD sempat menghilang sejak awal Mei setelah ditetapkan sebagai tersangka bersama Direktur RSUD Embung Fatimah Batuaji, Fadilla Malarangan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) RSUD Embung Fatimah tahun 2014.

“Dia datang atas kemauannya sendiri. Setelah diperiksa, langsung kita titipkan ke Rutan,” ungkap Kasi Pidsus Kejari Batam Muhammad Iqbal yang tampak mendampingi RD menuju Rutan, Senin, 23 Mei 2016.

RD diperiksa hampir 8 jam di Gedung Kejaksaan Negeri Batam. Ia datang sekitar pukul 10.00, mengenakan jaket kulit warna hitam dan topi coklat.

Ia datang dari Jakarta ke Batam sejak sehari sebelumnya, Minggu. Selama di Gedung Kejaksaan, tak terlihat pengacara mendampingi.

Kepada tim penyidik, RD memohon agar tidak ditahan. Ia juga sempat menangis, meminta penundaan penahanan. Namun permohonan itu tak dikabulkan penyidik, karena khawatir RD melarikan diri.

Tak ada satupun kalimat keluar saat RD turun dari ruang pemeriksaan Kejari Batam. Ia bungkam, tak mau meladeni pertanyaan wartawan.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *