BNNP Kepri musnahkan sabu

BNNP Kepri Musnahkan 4,407 Kilogram Sabu

BATAM – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri memusnahkan 4,407 kilogram sabu-sabu hasil pengungkapan lima kasus di Kota Batam dengan barang bukti total 4,820 kilogram.

“Sebanyak 413 gram dari barang bukti tersebut disisakan untuk keperluan laboratorium dan pembuktian di persidangan. Jadi yang dimusnahkan sebanyak 4,407 kilogram,” kata Kabid Berantas BNNP Kepri AKBP Bubung Pramiadi di Batam, Kamis, 9 Juni 2016.

Hadir menyaksikan pemusnahan para tersangka, pengacara tersangka, perwakilan Ditpam Batam, Bea dan Cukai, Balai POM, dan Polda Kepri. Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan dengan cara dilarutkan dalam air panas setelah pengujian.

Barang bukti yang dimusnahkan, kata Bunung, pertama dari kasus narkotika dengan tersangka S yang ditangkap 1 April 2016 di Tanjunguma Batam dengan barang bukti 94 gram sabu. Selanjutnya penangkapan terhadap MR di pinggir jalan sekitar Pasar Swalayan Top 100 Tembesi Batam pada Rabu 4 Mei 2016 dengan bukti 151 gram sabu.

Kasus ketiga adalah penangkapan HJ dan K, dua pengedar sabu yang saat diamankan memiliki 104 gram sabu dan sebuah timbangan digital. Dari kasus ketiga tersebut, kata dia, petugas BNN Kepri melakukan pengembangan hingga pada 11 Mei 2016 berhasil mengamankan J, MY, Y, MA di Belakangpadang dengan barang bukti 246 gram sabu-sabu.

“Dari pengungkapan itu kembali kami kembangkan hingga pada hari yang sama berhasil mengamnkan F masih di kawasan Belakangpadang, Kota Batam. Dia merupakan bandar yang memiliki 4,225 kilogram sabu,” kata Bubung.

Atas kasus tersebut, tersangka S dan MR dikenakan pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Sementara untuk tersangka HJ, K, J, MY, Y, MA, dan F dikenakan pasal 114 ayat 2, juncto pasal 132 ayat 1 UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau kurungan seumur hidup,” katanya. (R01)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *