Dibubarkan Karena Tak Ada Izin

JAKARTA — Demonstrasi ratusan massa yang mengaku dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (1/12/2015) akhirnya dibubarkan polisi. Mereka turun ke jalan untuk merayakan ekspresi identitas Papua, yang jatuh tiap tanggal 1 Desember. Aksi itu dianggap ilegal, tidak sesuai dengan lokasi yang diperbolehkan.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan HAM Luhut Binsar Panjaitan menegaskan, demonstrasi bisa dibubarkan bila tidak memenuhi aturan.

“Demo Papua tadi ada beberapa hal. Pertama tak minta izin. Kita kan negara demokrasi harus patuh pada izin, disiplin juga, sudah diperingati tiga kali nggak mau,” kata Luhut di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Mohammad Iqbal mengatakan, tidak ada pemberitahuan dalam aksi yang dilakukan AMP tersebut. Sesuai Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, massa yang akan melakukan aksi demo wajib menyampaikan pemberitahuan maksimal tiga hari sebelum berdemo.

“Itu aksi demo ilegal, karena mereka tidak ada pemberitahuan untuk melakukan aksi demo di HI,” ujarnya.

Sempat terlihat ada bentrok antara polisi dengan mahasiswa dalam demo tersebut. Sejumlah pendemo sempat diamankan dan dibawa dengan bis polisi ke Mapolda Metro Jaya.