Geng Motor Berulah, Tikam Ketua RT Hingga Tewas

BATAM — Lantunan ayat-ayat suci Al Quran terdengar dari dalam sebuah rumah bercat oranye di RT 03/ RW 01 Tiban Lama, Kecamatan Sekupang, Batam, Minggu, 29 Mei 2016. Di luar rumah, para pelayat penuh sesak di bawah tenda yang dipasang memanjang.

“Kami sama-sama mendoakan agar jenazah Pak RT mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Adi, warga sekitar.

Adi adalah salah seorang di antara para pelayat yang memadati rumah Ketua RT 03 Syahrial alias Bayan yang tewas setelah ditusuk kawanan diduga geng motor pada Minggu dini hari. Kejadian bermula saat sejumlah warga Tiban Lama duduk-duduk di kios bandrek Simpang Empat, depan Madrasah Ibtidaiyah Nurul Amanatul Haq untuk menonton final Liga Champion antara Real Madrid melawan Atletico Madrid.

Tiba-tiba, belasan orang kelompok bermotor mendekati dan menyerang membabi buta. Penjual bandrek dan seorang anak tak luput dari sasaran siraman bandrek dan ancaman dengan gelas agar tidak melawan.

Mendengar ada keributan, Syahrial keluar rumah, berniat melerai. Saat itulah seorang dari kelompok bermotor menyabetkan pisau dan mengenai leher kiri korban. Syahrial sempat berjalan sempoyongan, lalu terkapar bersimbah darah. Sementara para pelaku langsung kabur dari tempat itu.

“Warga kemudian membawa korban ke RSOB (Rumah Sakit Otorita/Badan Pengusahaan Batam), tapi nyawanya sudah tak tertolong lagi,” ujar Adi.

Kepergian Syahrial secara mengenaskan menimbulkan duka mendalam bagi keluarga, warga sekitar, Wali Kota, dan Wakil Wali Kota Batam. Lelaki kelahiran Lubuk Basung ini meninggalkan istri Evi dan enam anak. Istrinya Evi tak henti-hentinya menangis saat melihat jenazah korban di rumah duka dan beberapa kali pingsan di pangkuan anak perempuannya, Indah.

“Saya ikut prihatin dengan pembacokan kepada Ketua RT ini,” ujar Rudi. (wan)