Ibu Aniaya Anak Dijerat Pasal Berlapis

BATAM – Desi Melati (23) tersangka penganiayaan hingga menyebabkan kematian putrinya Della Adha Andrayani (3,7) dijerat pasal berlapis.

Desi dijerat Pasal 80 ayat 1 dan 3 Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara. Kemudian Pasal 44 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman 5 tahun penjara, serta Pasal 351 ayat 3 tentang sengaja melakukan penganiayaan mengakibatkan kematian orang dengan ancaman 7 tahun penjara. Terakhir Pasal 359 KHUP, karena dianggap lalai atau dengan sengaja mengakibatkan matinya orang dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Penyidikan sudah selesai dilaksanakan, dalam waktu dekat berkasnya dilimpahkan ke kejaksaan. Kasus ini hanya melibatkan ibu korban,” kata Kanit Reskrim Polsek Batuaji Iptu M Said, Kamis (26/11/2015).

Menurut Said, tidak ada tersangka lain dalam kasus ini selain Desi. Warga Perumahan Putra Jaya, Tanjunguncang ini ditetapkan sebagai tersangka sejak Rabu (25/11/2015) malam berdasarkan hasil pemeriksaan beberapa saksi dan didukung saksi ahli dari hasil visum. Dari keterangan saksi-saksi, didapat informasi kalau selama ini Desi sering melakukan kekerasan dengan memukul dan mencubit Della.

Hasil visum menunjukkan ada beberapa bekas luka di tubuh korban, terutama di bagian hati ada tanda luka bekas benda tumpul, sehingga menyebabkan pendarahan berat dan kematian korban. Motif kekerasan dilakukan Desi karena malu dengan tetangga kalau Della terus-terusan menangis, khawatir dianggap tidak dikasih makan.

“Kami periksa enam saksi, mulai dari bidan, tetangga korban, dan orang yang membawa Della ke rumah sakit. Saat di antar ke bidan, kondisi Della sudah lemas,” ujar Said.

Seperti diberitakan, Della Adha Andrayani tewas, Senin (23/11/2015) sekira pukul 16.00 dengan sejumlah luka lebam di tubuhnya. Gadis kecil berusia 3,5 tahun itu diduga mengalami kekerasan sebelum kejang-kejang dan tewas akibat demam tinggi.

Sementara Desi bersikukuh tak menganiaya Della, buah pernikahannya dengan suami pertamanya, almarhum Robby. Menurutnya, sebelum meninggal, Della memang sering menangis dan mengalami sesak napas.

“Bukan saya aniaya, sebelum meninggal Della pernah jatuh. Jadi sering nangis dan rewel. Saya tak pernah bermaksud membunuh,” kata wanita yang sedang hamil tiga bulan itu.