Solusi Hukum

Kasus Bansos Natuna, Dua Tersangka Diperiksa Intensif

BATAM – Penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri masih fokus memeriksa Muhammad Nasir dan Erianto, dua tersangka kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) Pemkab Natuna tahun anggaran 2011-2013 yang merugikan negara Rp3,2 miliar.

Muhammad Nasir adalah Ketua LSM Badan Perjuangan Minyak dan Gas (BP Migas) Natuna. Ia diamankan Ditreskrimsus Polda Kepri pada 13 April 2016, karena tidak mempertanggungjawabkan pengunaan dana bansos yang diterimanya pada 2011-2014 sekitar Rp4 miliar lebih.

Sedangkan Erianto adalah Bendahara LSM BP Migas Natuna. Anggota DPRD Kepri dari Partai Demokrat dapil Natuna dan Anambas ini ditahan Polda Kepri sejak 21 April 2016. Ia berperan menyusun proposal, mencairkan, menikmati, dan membuat laporan fiktif.

“Kami masih periksa intensif kedua tersangka ini, belum ada tersangka lain,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto di Batam, Jumat (6/5/2016). (eki)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *