Kurir 320 Gram Sabu Divonis Penjara 15 Tahun

BATAM – Muhammad Sairi alias Padlin bin Amak Wahab menangis histeris saat majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam menjatuhkan vonis penjara 15 tahun kepadanya.

“Menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider dua bulan penjara,” ujar Ketua Majelis Hakim Wahyu Prasetyo Wibowo didampingi hakim anggota Tiwik dan Imam Budi Putra saat membacakan putusan, Rabu (23/12/2015).

Padlin meminta keringanan hukuman mendengar vonis tersebut. Namun permintaan itu tak digubris majelis hakim.

“Itu sudah keputusan kami, jangan menangis meminta keringanan,” kata Wahyu.

Majelis hakim menilai Padlin terbukti menyimpan dan memiliki narkotika golongan I jenis sabu seberat 320 gram. TKI ilegal yang baru dideportasi dari Malaysia ini ditangkap petugas saat ketahuan membawa barang haram itu di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (24/7/2015).

Barang haram itu terdiri dari 1 bungkus serbuk kristal yang dibungkus lakban warna coklat seberat 108 gram, 105 gram, 104 gram, dan 1 bungkus lagi seberat 3 gram dibungkus plastik bening.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Batam Susanto Martua menuntut Padlin dengan penjara 20 tahun dan denda Rp3 miliar subsider dua bulan penjara. Padlin dianggap melanggar Pasal 112 Ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kami pikir-pikir atas putusan majelis hakim ini, karena tidak sesuai dengan tuntutan kami,” katanya.