loading...
Mufidah Kalla dan Ikawati Tanam Mangrove | We Give The Real Solutions

Mufidah Kalla dan Ikawati Tanam Mangrove

BATAM – Memperingati Hari Ibu, ibu-ibu yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era (Oase) Kabinet Kerja melakukan penanaman mangrove di kampung tua Teluk Lengung, Punggur, Batam, Kamis (17/12/2015). Penanaman mangrove dihadiri Dewan Pembina Oase Kabinet Kerja, Mufidah Jusuf Kalla, istri-istri menteri Kabinet Kerja, dan Istri Karyawan dan Karyawati (Ikawati) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

Dalam sambutannya Mufidah mengingatkan pentingnya peran perempuan dalam berpartisipasi dan melestarikan pantai. Ia mengapresiasi penanaman mangrove yang dilakukan Ikawati menyambut Hari Ibu pada 22 Desember sebagai bentuk kepedulian untuk reklamasi keselamatan lingkungan.

“Keseimbangan alam perlu dijaga, untuk nantinya keselamatan anak cucu kita,” ujarnya.

Selain untuk misi penyelamatan lingkungan, kata Mufidah, tanaman mangrove juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Banyak bagian dari mangrove yang kemudian bisa disulap menjadi barang ekonomis, sehingga menambah pendapatan keluarga kecil di Batam.

“Banyak aneka produk yang dapat dibuat dari buah dan batang mangrove. Jadi ini bisa menambah penghasilan keluarga,” jelasnya.

Sebagai Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Mufidah juga mendorong Dekranasda Kota Batam memfasilitasi promosi dan mengembangkan produk kerajinan para pengrajin. Dengan alih informasi dan teknologi, dia yakin produk kerajinan mangrove di Batam bisa menembus pasar Internasional.

“Saya mengajak peran serta Dekranasda untuk mempromosikan hasil mangrove untuk kerajinan di wilayah ini, baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Peringatan Hari Ibu tahun ini, Ikawati menggelar sejumlah kegiatan sosial dan budaya. Salah satunya, penanaman 26 ribu batang mangrove dan pengelolaan hasil mangrove menjadi layak jual di Pantai Teluk Lengung. Ada pula pameran hasil kerajinan mangrove dari Dekranasda, UMKM, dan Kantor Pertanahan Kota Batam.

Ketua Ikawati Hanifah Ferry Mursyidan Baldan mengatakan, program ini selaras dengan program Ibu Negara dan Ibu Wakil Presiden. Kegiatan ini juga merupakan komitmen atas lingkungan dan alam.

“Kami juga berharap masyarakat, terutama ibu-ibu di Batam bisa mengoptimalkan pemanfaatannya untuk nilai ekonomis. Ibu bisa menopang ekonomi keluarga,” ujarnya.