Muscab Partai Hanura Batam Deadlock

BATAM — Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Hanura Kota Batam di Hotel Haris Batam Centre, Minggu (14/2/2016) gagal mengambil keputusan atau buntu (deadlock). Hujan interupsi mewarnai sepanjang muscab, membuat suasana makin ricuh.

Ketua PAC Partai Hanura Bengkong Setia Putra Tarigan membenarkan bahwa muscab berakhir deadlock. Ia mengaku tidak mempersoalkan siapa ketua terpilih nantinya, asalkan mekanisme sudah dijalankan dengan benar.

“Dari awal, tahapan muscab dan tata tertib tidak dijalankan dengan baik oleh pimpinan sidang,” kata Tarigan saat dihubungi lewat telepon, Senin (15/2/2016).

Menurut Tarigan, pimpinan sidang berusaha menghilangkan tahapan-tahapan yang sudah disepakati bersama, seperti sidang komisi dan lainnya. Hal itu memicu protes sejumlah peserta muscab.

“DPD sebenarnya sudah memberi arahan supaya menerima interupsi dari peserta, tetapi tidak diindahkan, sehingga berakhir deadlock,” katanya.

Muscab DPC Hanura Batam ke-II akhirnya diambil alih oleh DPD Hanura Kepri. Demisioner Sekretaris DPC Hanura Batam Ahmad Surya mengaku sudah melihat tanda-tanda deadlock sejak awal Muscab dibuka paginya. Di antaranya, penunjukan pimpinan sidang terlihat arogan dan mengabaikan aspirasi para peserta pemegang hak suara.

“Deadlock juga disebabkan verifikasi peserta yang tidak berjalan baik, sehingga menuai banyak protes,” katanya.