Presiden Jokowi melantik Nurdin Basirun sebagai Gubernur Provinsi Kepri

Nurdin Basirun Dilantik Sebagai Gubernur Kepri

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Nurdin Basirun sebagai Gubernur Kepri definitif di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 25 Mei 2016. Ini merupakan kali kedua Nurdin dilantik di Istana oleh Presiden Jokowi, setelah sebelumnya dilantik sebagai wakil gubernur pada Februari 2016 lalu.

Selain Nurdin, Presiden juga melantik Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Habib Said Ismail, dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Paduka Paku Alam X.

Para gubernur yang dilantik ini menggantikan gubernur terdahulu yang tersandung kasus korupsi dan meninggal dunia. Gubernur Sumatera Utara Teuku Erry Nuradi menggantikan Gatot Pudjo Nugroho yang tersandung kasus korupsi dana bantuan sosial di KPK.

Sementara Arsyadjuliandi Rachman dilantik menjadi Gubernur Riau menggantikan Annas Mamun yang dinonaktifkan karena kasus korupsi alih fungsi lahan. Sedangkan Nurdin Basirun dilantik menggantikan Gubernur Kepri Muhammad Sani yang meninggal dunia pada April 2016 lalu.

Sri Paduka Paku Alam X dilantik menjadi Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta menggantikan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Paku Alam IX yang meninggal dunia pada November 2015. Sementara itu, Sugianto Sabran dan Said Ismail adalah pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah yang terpilih pada Pilkada serentak 2015, tetapi pelantikannya tertunda.

Presiden berpesan kepada gubernur dan wakil gubernur yang baru dilantik langsung bekerja untuk menyejahterakan masyarakat. Di antara tugasnya adalah memastikan semua rakyat cukup pangan, mendapatkan air bersih, memperoleh listrik, menikmati layanan transportasi umum yang terjangkau, serta mampu mengakses layanan pendidikan dan kesehatan dengan kualitas yang baik.

“Saudara-saudara juga harus mempersiapkan daerah yang saudara pimpin untuk menghadapi era kompetisi, era persaingan dengan semangat kerja keras, produktivitas, dan inovasi. Sehingga kita bersama-sama bisa menjadi bangsa terdepan dan berkemajuan. Menjadi bangsa pemenang,” tuturnya.

Menurut Jokowi, gubernur dan wakil gubernur merupakan ujung tombak keberhasilan program-program prioritas nasional. Untuk itu, Presiden meminta mereka memastikan program-program prioritas nasional, termasuk kebijakan deregulasi, debirokratisasi yang telah dikeluarkan pemerintah bisa berjalan secara efektif sampai ke daerah.

Presiden berharap para gubernur dan wakil gubernur selalu mendekatkan diri dengan rakyat, melakukan reformasi birokrasi dan anggaran publik secara fundamental, memperbaiki sistem tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan inovasi pelayanan publik. Sehingga kehadiran pemerintah selalu terasa di tengah masyarakat.

“Jangan bekerja di belakang meja saja, harus mau terjun langsung ke lapangan untuk mengurai masalah yang ada,” pinta Presiden.

Menanggapi pesan Presiden, Nurdin menyatakan kesiapannya untuk bekerja keras mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kepri. Nurdin juga akan terus mendekatkan diri dengan rakyat, menjemput masalah, dan mengurainya.

“Kita harus kerja keras, apalagi sudah dapat pesan dari Presiden,” kata Nurdin sebagaimana dilansir website Pemprov Kepri. (wan)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *