Panwascam Batam Diminta Kawal Proses Demokrasi Sepenuh Hati

BATAM — Anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kota Batam diminta untuk mengawal proses demokrasi dengan sepenuh hati. Demikian disampaikan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Batam Suryadi Prabu saat melantik 36 anggota Panwascam se-Batam di lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Selasa 14 November 2017.

“Kenapa Panwascam sudah dilantik, padahal gaung pemilu masih lama, PPK belum ada. Karena Bawaslu Pusat dan Provinsi ingin melaksanakan tugas sebaik-baiknya, supaya Panwascam nantinya bisa dibekali dan dibimbing. Panwascam diharapkan sudah siap sebelum bertempur dan bisa mengawal demokrasi sepenuh hati, agar pemilu 2019 lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

Pelantikan anggota Panwascam berjalan lancar dan khidmat. Pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah dan janji anggota Panwascam.

Hadir dalam pelantikan itu Walikota Batam Muhammad Rudi, Komisioner Bawaslu Kepri Muhammad Syahrani Pane, Rosmawati, dan Idris, Perwakilan Polresta Barelang, Komisioner KPU Batam Agus dan undangan lainnya.

Ketua Bawaslu Provinsi Kepri Muhammad Syahrani Panne mengatakan, kedaulatan di tangan rakyat, untuk memilih wakil rakyat melalui sarana pemilu. “Buktikan sebagai anggota Panwascam bisa mengawal demokrasi rakyat (pemilu) dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Walikota Batam Muhammad Rudi mengucapkan selamat kepada anggota Panwascam yang baru dilantik. Ia berpesan agar Panwascam bertugas dan bertindak netral serta selalu menjaga kondisi Batam tetap aman.

“Jangan sampai pemilu nanti ada gejolak di Batam, sebab akan mempengaruhi kondisi Batam,” katanya. (adi)