Perwira Polda Berang Terjaring Razia Narkoba

BATAM – Perwira Polda Kepri Kompol IS digerebek bersama puluhan pengguna narkoba di belakang Hotel Rasinta, Nagoya, Kamis (12/11/2015) pagi. IS adalah salah satu dari 26 orang yang diamankan dalam penggerebekan di hotel tersebut. Dari hasil tes urine, 20 orang termasuk IS positif menggunakan narkoba.

Ironisnya, IS sempat berang saat digiring ke mobil. Ia bahkan mempertanyakan penangkapannya kepada Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Wiyarso yang memimpin penggerebekan dalam operasi Antik itu. “Kenapa aku ditangkap?” tanyanya.

Beberapa anggota polisi sempat kewalahan saat mengamankan mantan Kasat Reskrim Karimun dan Lingga itu. Amarah Akpol angkatan 2002 itu baru mereda setelah dibentak oleh Wiyarso.

“Kau mau melawan. Jalan sana, sudah-sudah jalan sana,” katanya sambil menyuruh IS berjalan ke mobil.

Wiyarso mengungkapkan, penggerebekan di hotel yang menjadi markas ormas itu merupakan bagian dari operasi antik yang dilakukan Direktorat Resnarkoba Polda Kepri dan Polresta Barelang. Ada banyak dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya peredaran narkoba di hotel itu. Saat digerebek, banyak penghuni hotel yang berusaha menghindari tes urine.

Setelah dilakukan tes urine terhadap 26 penghuni hotel itu, 20 orang di antaranya positif mengonsumsi narkoba dan dibawa ke Mapolda Kepri untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Ke-20 orang itu terdiri dari 17 laki-laki dan 3 orang wanita. Polisi juga mengamankan alat hisap sabu-sabu, timbangan, dan senjata tajam.

Dari 20 orang yang diamankan, dua orang di antaranya adalah anggota polisi dan positif menggunakan narkoba. Selain Kompol IS, ada Brigadir SS yang juga bertugas di Polda Kepri.

“Kedua oknum itu akan dilimpahkan ke Propam, karena tertangkap saat razia dan positif mengonsumsi narkoba,” katanya.

Menurut Wiyarso, operasi antik dilakukan sejak 2 November hingga 14 November besok. Razia akan dilakukan di berbagai tempat yang disinyalir menjadi sarang peredaran narkoba, seperti di Kampung Aceh, tempat hiburan, pelabuhan, dan tempat yang dicurigai lainnya.