Hang Nadim Batam

Polisi Tetapkan SW Tersangka Pembuang Janin di Toilet Bandara

BATAM — Polisi menetapkan SW (33) sebagai tersangka pembuang janin di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Selain ibu dari janin, polisi juga mengamankan IS (40), pacar gelap SW.

“(SW) Sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Dia mengakui melakukan aborsi dan membuang janinnya di toilet bandara,” ungkap Kapolsek Bandara Hang Nadim Batam Iptu Thomas Charles, Sabtu, 11 Juni 2016.

Pembuangan janin itu dilakukan SW, janda beranak dua yang tinggal di Perumahan Arira Garden Batam Centre pada Jumat, 10 Juni 2016. SW merasa malu, punya anak hasil hubungan gelap di luar pernikahan dan berusaha menggugurkan kandungannya dengan meminum ramuan.

Pada Kamis, 9 Juni, upaya pengguguran kandungan itu akhirnya berhasil. Janin keluar, namun SW bingung untuk menguburkan janin tersebut.

Akhirnya pada Jumat pagi, saat akan berangkat kerja ke bandara, SW membawa serta janin yang dibungkus kantong kresek warna hitam itu. Di tempat sampah toilet bandara, janin itu kemudian dibuang.

“Setelah membuang janinnya, SW beraktivitas seperti biasa sebagai pekerja di rumah makan bandara,” ungkap Kapolsek.

Sementara IS ditetapkan tersangka karena ikut membantu proses aborsi. Bahkan menurut keterangan SW, ramuan yang diminum itu didapatkannya dari IS.

SW dijerat Pasal 77 huruf (a) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancamannya penjara 10 tahun atau denda Rp1 miliar.

Sedangkan IS, warga ruli Beverly Batam Centre yang bekerja sebagai tukang parkir, dijerat pasal 56 ayat (2), karena dianggap ikut membantu kejahatan. (R03)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *