Raja Usman Gugat Hasil Pilkada Karimun

JAKARTA – Hingga Minggu 20 Desember 2015 pukul 20.30, sebanyak 87 perkara sengketa perselisihan hasil Pilkada serentak 2015 telah terdaftar di Mahkamah Konstitusi (MK). Dari Kepri, baru pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun Raja Usman Azis-Zulkhainen yang menggugat hasil Pilkada.

Hasil pleno KPU Karimun menetapkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun, Aunur Rafiq-Anwar Hasyim (Arah) meraih suara terbanyak dengan 70.425 suara (78,40 persen). Disusul pasangan Raja Usman Azis-Zulkhainen dengan 14.341 suara (15,96 persen) dan pasangan Agusriono-Darwis dengan 5.062 suara (5,64 persen).

Kasubbag Humas MK, Ardli Nuryadi mengatakan, MK masih menerima permohonan gugatan hasil Pilkada dari tiap daerah yang melakukan pemungutan suara dengan batas waktu 3×24 jam sejak diumumkan penetapan perolehan suara hasil pemilihan oleh masing-masing KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota.

“MK masih membuka pengajuan permohonan perselisihan hasil Pilkada sampai dengan Selasa 22 Desember mendatang,” katanya di Jakarta, kemarin.

Sebelumnya, Jumat (18/12/2015), hanya lima pasangan calon yang mendaftarkan perkara sengketa perselisihan hasil Pilkada ke MK. Yaitu Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Sumut (Usman-Arwi Winata), Kota Medan, Sumut (Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma), Kabupaten OKU, Sumsel (Percha Leanpuri-Nasir Agung), Kabupaten Tana Tidung, Kaltara (Ahmad Bey Yasin-Abdul Fatah), dan Kabupaten Konawe Utara, Sultra (Aswad Sulaiman-Abuhaera).

Kelima permohonan diterima di meja registrasi perkara MK di Lobi Utama Lantai Dasar Gedung MK. Hampir sama, kelimanya menuduh KPU di masing-masing wilayah tidak tepat melakukan perhitungan suara, sehingga merugikan para pemohon.

Meski demikian, sedikit berbeda dengan para pemohon lainnya, permohonan Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma dilatarbelakangi rendahnya tingkat partisipasi pemilih di wilayah Kota Medan. Menurut kuasa hukum pasangan Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma, yaitu Rohana S. Herutomo, tingkat partisipasi pemilih di Kota Medan hanya sekitar 50 persen.

“Rendahnya jumlah pemilih atau tinggginya jumlah golput menyebabkan pemilihan kepala daerah di Kota Medan tidak bisa dibenarkan. Jumlah pemilih sebanyak itu berarti tidak bisa dianggap mewakili masyarakat Kota Medan. Sehingga, pemilihan suara di Kota Medan harus diulang,” ujar Rohana.

Seperti diketahui, pada Pilkada Serentak kali ini, MK tidak lagi menangani sengketa kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis dan masif (TSM). MK hanya menerima sengketa hasil berupa angka-angka yang diatur dalam Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pedoman Beracara dalam Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

Ini 87 paslon yang mengajukan sengketa hingga Minggu (20/12/2015) pukul 20.30
1. Kab. Labuhanbatu Selatan (H. Usman, SE, M.Si dan Arwi Winata)
2. Kota Medan (Drs. Ramadhan Pohan, MISdan Drs. Eddie Kusuma, SH, MH)
3. Kab. Ogan Komering Ulu (Hj. Percha Leanpuri, B.Bus, MBA. dan Drs. H. M. Nasir Agun)
4. Kab. Tana Tidung (Ir. H. Akhmad Bey Yasin, M. Ap dan Ir. H. Abdul Fatah Zulkarnain)
5. Kab. Konawe Utara (Drs. H. Aswad Sulaiman P., M.Si dan H. Abu Haera, S.Sos, M.Si)
6. Kota Gunungsitoli (Drs. Martinus Lase, MSP, Drs. Kemurnian Zebua, BE)
7. Kota Labuhanbatu (dr. H. Tigor Panusunan Siregar, Sp.PD dan dr. H. Erik Adtrada Ritonga)
8. Kab. Tanah Bumbu (Drs.H. Abdul Hakim G., MM dan Gusti Chapizi, A.Ma)
9. Kab. Serdang Bedagai (Syahrianto, SH dan dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan)
10. Kota Sibolga (Memori Eva Ulina Panggabean, S.H dan Jansul Perdana Pasaribu, S.Ag.MA)
11. Kab. Lima Puluh Kota (Drs. H. Asyirwan Yunus, M. Si dan H. Ilson Cong, SE)
12. Kab. Bungo (H. Sudirman Zaini, SH., MHdan H. Andriansyah, SE., M.Si)
13. Kab. Nias (Faigi’asa Bawamenewi, SHdan Drs. Bezatulo Gulo, B.Sc)
14. Kab. Ogan Ilir (H. Helmy Yahya dan H. Muchendi Mahzareki SE)
15. Kab. Berau (H. Ahmad Rifai,MM dan H. Fahmi Rizani)
16. Kota Balikpapan (Heru Bambang, SE dan Sirajudin)
17. Kab. Indragiri Hulu (Drs. H. T. Mukhtaruddin dan Hj. Aminah,SE)
18. Kab. Kotawaringin Timur (Muhammad Rudini dan H. Supriadi M.T.,S.Sos)
19. Kab. Kotabaru (H. M. Iqbal Yudiannoor, SE dan H. Sahiduddin, S.Ag. MAP)
20. Kab. Pelalawan (Zukri dan Drs. Abdul Anas Badrun)
21. Kab. Rejang Lebong ( Fatrolazi, SE dan Dra. Hj. Nurul Khairiyah)
22. Kab. Kuantan Singingi (Indra Putra, ST dan Komperensi, SP,M.Si)
23. Kota Tangerang Selatan (Dr. Ikhsan Modjo dan Li Claudia Chandra)
24. Kota Bandar Lampung (H. Tobroni Harun, ST., MM. dan Komarunizar, S.Ag.)
25. Kab. Pesisir Barat, Lampung (Aria Lukita Budiwan dan H. Efan Tolani)
26. Kab Toba Samosir (Ir. Poltak Sitorus, M.Sc dan Robinson Tampubolon, SH)
27. Kab. Kutai Timur (Ardiansyah Sulaiman-Alfian Aswad)
28. Kab. Mahakam Ulu, Kaltim (Ruslan-Valentinus Tingang)
29. Kab. Gresik, Jawa Timur (Husnul Khuluq-Ach. Rubaie)
30. Kab. Malang, Jawa Timur (Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi)
31. Kab. Samosir (Raun Sitanggang-Pardamean Gultom)
32. Kab. Bengkulu Selatan (Reskan Effendi-Rini Susanto)
33. Kab Mamuju (Bustamin Bausat-Damris)
34. Kab. Ponorogo, Jawa Timur (Sugiri Sancoko-Sukirno)
35. Kab. Supiori, Papua (Yan Imbab-Dwi Saptawati Trikora Dewi)
36. Kab. Tanah Datar (Edi Arman-Taufiq Idris)
37. Kab Boven Digoel (Yesaya Merasi-Paulinus Wanggimop)
38. Kab Banggai Laut (Sofyan Kaepa-Trin Lulumba)
39. Kab. Lebong (Kopli Ansori-Erlan Joni)
40. Kab. Muko Muko (Sapuan-Dedy Kurniawan; Wismen A. Razak-H. Bambang Afriadi)
41. Kab. Pemalang (Mukti Agung Wibowo-Afifudin)
42. Kab. Wakatobi (Haliana-Muhammad Syahwal)
43. Kab. Karangasem (I Wayan Sudirta-Ni Made Sumiati)
44. Kab. Bengkalis, Riau (Sulaiman Zakaria-Noor Charis Putra)
45. Kab. Taliabu, Maluku Utara (Zainal Mus-Abd. Majid)
46. Kab. Humbang Hasundutan, Sumut (Palbet Siboro-Henri Sihombing)
47. Kab. Toli-Toli, Sulawesi Tengah (H. Yahya-Zainal M. Daud)
48. Kab. Sragen, Jawa Tengah (Agus Fatchur Rahman-Djoko Suprapto)
49. Kab. Batanghari (Sinwan-H. Arzanil)
50. Kab. Sumenep (H. Zainal Abidin-Hj. Dewi Khalifah)
51. Kota Sungai Penuh (Herman Muchtar-Nuzran Joher)
52. Kab. Pandeglang (Aap Aptadi-H. Dodo Djuanda)
53. Kab. Merauke (Romanus Mbaraka-Sugiyanto)
54. Kab. Barru (HM. Malkan Amin-A. Salahuddin Rum)
55. Kab. Nias Utara (Edward Zega-Yostinus Hulu)
56. Kab. Rokan Hulu (Hafith Syukri-Nasrul Hadi)
57. Kab. Karimun (H. Raja. Usman Aziz-Zulkhainen)
58. Kab. Kapuas Hulu (Fransiskus Diaan-Andi Aswad)
59. Kab. Gorontalo (Tonyny S Junus-Sofyan Puhi)
60. Kab. Ketapang (Andi Djamiruddin-Chanisius Kuan)
61. Kota Ternate (Sidik Dero Siokona-Djasman Abubakar)
62. Kab. Situbondo (Abd. Hamid Wahid-Ach. Fadil Muzakki Syah)
63. Kab. Buton Utara (muh. Ridwan Zakariah-La Djiru)
64. Kab. Banggai (Makmun Amir-Batia Sisilia Hadjar)
65. Kab. Pangkajene Kepulauan (Abd. Rahman Assagaf-Kamrussamad)
66. Kab. Nias Selatan (Idealisman Dachi-Siotaraizokho Gaho)
67. Kab. Gorontalo (Rustam Hs. Akili-Anas Jusuf)
68. Kab. Humbang Hasundutan (Harry Marbun-Momento Nixon M. Sihombing)
69. Kab. Banggai (Sofhian Mile-Sukti Djalumang)
70. Kab. Kepulauan Meranti (Tengku Mustafa-Amyurlis)
71. Kab. Jember (Sugiarto-M. Dwikoryanto)
72. Kab. Kepulauan Sula (Safi Pauwah-Faruk Bahanan)
73. Kab. Bangka Barat (Sukirman-Safri)
74. Kab. Siak (Suhartono-Syahrul)
75. Kab. Manggarai Barat (Mateus Hamsi-Paul Serak Baut; Maksimus Gasaa-Abdul Azis; Pantas Ferdinandus-Yohanes Dionsius Hapan)
76. Kota Tangerang Selatan (Arsid-Elvier Ariadiannie Soedarto Putri)
77. Kab. Musi Rawas (Ratna Machmud-Zabur Nawawi)
78. Kab. Nabire (Zonggonau A-Isak Mandosir)
79. Kab. Cianjur (Suranto-Aldwin Rahardian)
80. Kab. Nabire (Yakob Panus Jingga-Melki Sedek Fi Rumawi)
81. Kab. Boven Digoel (Yusak Yaluwo-Yakob Waremba)
82. Kab. Pekalongan (H. Riswadi-Nurbalistik)
83. Kab. Solok Selatan (khairunas-Edi Susanto)
84. Kab. Poso (Frany Daruu-Abd. Gani T. Israil)
85. Kab. Indramayu (Toto Sucartono-Rasta Wiguna)
86. Kab. Hulu Sungai Tengah (Harun Nurasid – Aulia Oktafiandi)
87. Kab. Rokan Hilir (Herman Sani-Taem)