Ratusan Alat Peraga Kampanye Diturunkan

BATAM – Ratusan alat peraga kampanye (APK) pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri serta pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam diturunkan dalam penertiban di 9 kecamatan dari 12 kecamatan yang ada di Batam. Penertiban dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari KPU, Panwaslu, BP Batam, Satpol PP, Polresta Barelang, Dinas Pendapatan Daerah, Dinas Perhubungan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, dan Dinas Pekerjaan Umum Kota Batam.

“Penertiban APK dibagi dalam empat tim gabungan. Tim pertama menertibkan APK di wilayah Kecamatan Bengkong, Batuampar, dan Lubukbaja, tim kedua di Batam Kota dan Nongsa, tim ketiga di Sekupang dan Batuaji, serta tim keempat di Sagulung dan Seibeduk,” ungkap Komisioner KPU Batam Jernih Siregar.

Jernih mengimbau selama masa tenang, semua pasangan calon dan tim suksesnya tidak melakukan kegiatan kampanye apapun. Merujuk pada Undang-Undang Nomor 8 tahun 2015 tentang Pilkada, masa tenang berlangsung selama tiga hari sebelum pemungutan suara.

“APK dari KPU juga dibersihkan, agar di masa tenang ini benar-benar kondusif dan tak ada aktivitas kampanye pasangan calon,” katanya.

Menurut Jernih, kepatuhan pasangan calon terhadap aturan Pilkada sangat penting. “Saat ini tinggal pemantapan jelang pemungutan suara, Rabu (9/12) nanti. Kami berharap partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS guna menyampaikan aspirasinya,” katanya.

Anggota Panwaslu Batam, Haryanto mengatakan, tidak hanya di sepanjang jalan-jalan protokol, tim gabungan juga diturunkan untuk menertibkan APK yang terpasang di posko-posko pemenangan pasangan calon dan kendaraan.

“Dalam satu tim di setiap kecamatan ada 32 anggota. Tim juga akan menertibkan APK yang banyak dipasang di kendaraan roda empat,” katanya.